LIVE 17 Sep 2026 RSS
Informasi yang bergerak bersama waktu.
TERKINI
Jelang HUT ke-36, JNE Gandeng Muklay Sulap Armada Pengiriman Jadi Galeri Seni BerjalanPolres Dumai Gelar Sertijab Tiga Pejabat, Sejumlah Jabatan Strategis BergantiPelindo Dumai Nilai Dumai Semarak Merdeka Perkuat Kreativitas dan Potensi MasyarakatKaur Pemdes Tasik Tebing Serai Jadi Tersangka, Diduga Kuasai dan Jual Lahan di Kawasan KonservasiBaru Usai Turn Around, Dentuman Keras Menggema: Ada Apa di Pertamina RU Dumai?BMKG Prediksi Hujan Lebat di 7 Wilayah Riau, Potensi Terjadi dari Pagi hingga MalamHujan Merata di Riau, Titik Karhutla Besar PadamDiduga Edarkan Pil Ekstasi, Pria 24 Tahun Diamankan Polisi di DumaiBukan Sekadar Marka, LPPH Riau Bongkar 14 Pertanyaan di Balik Proyek Gang Sempit di DumaiProyek Jalan Datuk Laksamana Ujung Hampir Rampung, Papan Informasi Tak Kunjung Terlihat, Publik BertanyaJelang HUT ke-36, JNE Gandeng Muklay Sulap Armada Pengiriman Jadi Galeri Seni BerjalanPolres Dumai Gelar Sertijab Tiga Pejabat, Sejumlah Jabatan Strategis BergantiPelindo Dumai Nilai Dumai Semarak Merdeka Perkuat Kreativitas dan Potensi MasyarakatKaur Pemdes Tasik Tebing Serai Jadi Tersangka, Diduga Kuasai dan Jual Lahan di Kawasan KonservasiBaru Usai Turn Around, Dentuman Keras Menggema: Ada Apa di Pertamina RU Dumai?BMKG Prediksi Hujan Lebat di 7 Wilayah Riau, Potensi Terjadi dari Pagi hingga MalamHujan Merata di Riau, Titik Karhutla Besar PadamDiduga Edarkan Pil Ekstasi, Pria 24 Tahun Diamankan Polisi di DumaiBukan Sekadar Marka, LPPH Riau Bongkar 14 Pertanyaan di Balik Proyek Gang Sempit di DumaiProyek Jalan Datuk Laksamana Ujung Hampir Rampung, Papan Informasi Tak Kunjung Terlihat, Publik Bertanya

Belum Ditemukan,

Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Kampar Diperluas Hingga 13 Km

Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Kampar Diperluas Hingga 13 Km
Foto: MC Riau

jejakredaksi.com - Tim SAR Gabungan terus memaksimalkan upaya pencarian terhadap korban tenggelam di aliran Sungai Kampar, Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar. Hingga hari keenam pencarian, atau pada Minggu (9/8/2026), korban bernama Boiko Gulo (25) belum berhasil ditemukan. 

?Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Adi Candra Lukita menyampaikan bahwa tim satgas gabungan terus melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran sungai.  

?"Upaya pencarian korban di hari keenam ini kami optimalkan dengan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dari titik awal kejadian hingga radius 13 kilometer ke arah hilir sungai. Namun, hingga laporan sore ini disampaikan pukul 16.00 WIB, keberadaan korban masih belum ditemukan," ungkap Adi Candra.  

?Peristiwa tersebut bermula pada Selasa (4/8/2026) sekira pukul 07.30 WIB. Korban yang berasal dari Desa Maredan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, mengendarai sepeda motor dan berhenti di atas Jembatan Rantau Berangin. Korban kemudian melompat dari jembatan dan seketika hanyut terbawa arus deras Sungai Kampar.  

?Pencarian melibatkan puluhan personel gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Kampar, Basarnas Pekanbaru, TNI, Polri, Damkar, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Tim dilengkapi dengan perahu karet, peralatan selam, armada angkut, hingga peralatan keselamatan pendukung lainnya.  

?Selain fokus pada operasi SAR, BPBD Kampar juga mengimbau masyarakat di sekitar bantaran sungai dan tim yang bertugas untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca.

Berdasarkan data BMKG, wilayah Kabupaten Kampar berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang. Sementara itu, pemantauan pada elevasi waduk PLTA Koto Panjang tercatat berada pada posisi 79,74 mdpl. (*)