LIVE 03 Nov 2026 RSS
Informasi yang bergerak bersama waktu.
TERKINI
Polisi Gerebek Kamar Kos di Jalan Sudirman, Tiga Paket Sabu dan Timbangan Digital DisitaAntisipasi Begal dan Balap Liar, Polres Dumai Turunkan 75 Personel, 25 Motor Tak Standar DitilangRGB Gelar Konsolidasi dan Raker Semester II 2026, Jonatan Ginting Sampaikan ApresiasiPelindo Regional 1 Dumai Berharap PWI Semakin Profesional dan Solid di Bawah Kepemimpinan BambangJonatan Ginting: Selamat dan Sukses atas Prestasi Pelindo FC di World Corporate Cup 2026Pelindo Perkuat Efektivitas Bisnis, Penerbitan Nota Layanan Nonpetikemas Tak Lagi Melalui PMTTingkatkan Keandalan Pelabuhan, Pelindo Regional 1 Dumai Perkuat Evaluasi Kinerja OperasionalRevisi Perda Lingkungan Hidup Riau, Koalisi Masyarakat Sipil Usulkan Pusat Pengaduan bagi Korban PencemaranRaker Semester II 2026, RGB Bahas Profesionalisme Wartawan hingga Penguatan KelembagaanAntisipasi Gangguan Sejak Dini, Pelindo Dumai Perkuat Kolaborasi dengan TenantPolisi Gerebek Kamar Kos di Jalan Sudirman, Tiga Paket Sabu dan Timbangan Digital DisitaAntisipasi Begal dan Balap Liar, Polres Dumai Turunkan 75 Personel, 25 Motor Tak Standar DitilangRGB Gelar Konsolidasi dan Raker Semester II 2026, Jonatan Ginting Sampaikan ApresiasiPelindo Regional 1 Dumai Berharap PWI Semakin Profesional dan Solid di Bawah Kepemimpinan BambangJonatan Ginting: Selamat dan Sukses atas Prestasi Pelindo FC di World Corporate Cup 2026Pelindo Perkuat Efektivitas Bisnis, Penerbitan Nota Layanan Nonpetikemas Tak Lagi Melalui PMTTingkatkan Keandalan Pelabuhan, Pelindo Regional 1 Dumai Perkuat Evaluasi Kinerja OperasionalRevisi Perda Lingkungan Hidup Riau, Koalisi Masyarakat Sipil Usulkan Pusat Pengaduan bagi Korban PencemaranRaker Semester II 2026, RGB Bahas Profesionalisme Wartawan hingga Penguatan KelembagaanAntisipasi Gangguan Sejak Dini, Pelindo Dumai Perkuat Kolaborasi dengan Tenant

Miras, Judi, dan Narkoba Mengancam Ketahanan Keluarga, Batin Sukarto Ajak Warga Suku Akit Hatas Bertindak

Miras, Judi, dan Narkoba Mengancam Ketahanan Keluarga, Batin Sukarto Ajak Warga Suku Akit Hatas Bertindak
Foto: Ist

BENGKALIS — Ketua Hulu Balang Suku Akit Hatas, Batin Sukarto bin Batin Anyang, mengajak seluruh masyarakat adat Suku Akit Hatas di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, untuk bersama-sama menjauhi minuman keras (miras), perjudian, dan narkoba. Ketiga hal tersebut dinilai berpotensi merusak keharmonisan rumah tangga, mengancam ketahanan ekonomi keluarga, serta menghancurkan masa depan generasi muda.

Ajakan tersebut disampaikan melalui rilis resminya, Selasa (27/10/2026). Batin Sukarto menegaskan bahwa upaya mencegah penyalahgunaan miras, praktik perjudian, dan peredaran narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga memerlukan kepedulian keluarga dan seluruh elemen masyarakat adat.

Menurutnya, ketiga persoalan tersebut dapat menimbulkan dampak berantai apabila tidak diantisipasi sejak dini, mulai dari konflik dalam rumah tangga, hilangnya penghasilan keluarga, hingga rusaknya masa depan anak-anak dan generasi penerus.

Ia menilai, menjaga keharmonisan masyarakat harus dimulai dari lingkungan keluarga. Nilai-nilai adat yang menjunjung tinggi kehormatan, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial perlu terus diperkuat agar masyarakat tidak mudah terjerumus dalam perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Miras, Judi, dan Narkoba Jadi Ancaman Keluarga

Batin Sukarto menjelaskan, konsumsi minuman keras secara berlebihan dapat mengganggu kesadaran dan pengendalian diri seseorang. Kondisi tersebut berpotensi memicu pertengkaran, tindakan yang merugikan orang lain, serta persoalan kesehatan yang berdampak pada kehidupan keluarga.

“Orang yang tidak bisa menjaga kesadarannya, sulit menjaga kehormatan keluarganya,” demikian pesan yang disampaikannya.

Selain miras, perjudian juga menjadi perhatian serius karena berpotensi menguras penghasilan rumah tangga. Uang yang seharusnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok, pendidikan anak, dan keperluan keluarga dapat habis akibat mengejar keuntungan yang tidak pasti.

Batin Sukarto mengingatkan bahwa kesejahteraan keluarga seharusnya dibangun melalui kerja keras dan penghasilan yang diperoleh secara sah, bukan dengan mempertaruhkan harta dalam perjudian.

“Uang judi datang sekejap, hilang lebih cepat. Uang kerja keras lambat datang, tetapi menetap dan memberkahi keluarga,” pesannya.

Sementara itu, narkoba disebut sebagai ancaman serius bagi generasi muda. Selain berisiko merusak kesehatan dan kehidupan sosial, penyalahgunaan narkotika juga dapat membawa seseorang berhadapan dengan persoalan hukum.

Menurutnya, generasi muda perlu mendapatkan perhatian dan pendampingan agar tidak terjerumus dalam lingkungan yang dapat menghambat pendidikan, pekerjaan, maupun masa depan mereka.

“Tidak ada pemenang dalam narkoba. Semua yang ikut, pada akhirnya kalah, kalah masa depan, kalah kehormatan, dan kalah keluarga,” tegasnya.

Perkuat Nilai Adat dan Kepedulian Sosia

Dalam pesannya kepada masyarakat, Batin Sukarto menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai adat Suku Akit Hatas sebagai landasan kehidupan bersama. Ia mengingatkan bahwa kejernihan berpikir, pengelolaan harta secara bertanggung jawab, dan kehormatan generasi penerus merupakan hal penting yang harus dijaga.

Ia menegaskan, imbauan tersebut bukan bertujuan menghakimi individu tertentu, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan keluarga dan masa depan masyarakat adat.

“Saya tidak berdiri di sini untuk menghakimi siapa pun. Saya berdiri karena melihat anak-anak kita, istri kita, dan masa depan kita sedang dipertaruhkan,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan saling mengingatkan apabila menemukan anggota keluarga, tetangga, atau generasi muda yang mulai terjerumus dalam perilaku berisiko.

Menurutnya, kepedulian sosial harus diwujudkan melalui dukungan, pendampingan, dan upaya bersama untuk membantu sesama kembali menjalani kehidupan yang lebih baik.

“Saling mengingatkan itu bukan musuh. Itu kasih sayang sesama warga adat. Jika ada tetangga yang mulai tergelincir, kita tarik tangannya, bukan kita tinggalkan. Jika ada anak yang tergoda, kita pegang erat-erat, bukan kita biarkan hanyut,” tuturnya.

Orang Tua dan Pemuda Diminta Ambil Pera

Untuk mewujudkan lingkungan masyarakat yang aman dan harmonis, Batin Sukarto mengajak para orang tua menjadi teladan bagi anak-anak, memberikan pengawasan yang wajar, serta membangun komunikasi terbuka mengenai bahaya miras, perjudian, dan narkoba.

Kepada kalangan pemuda dan pemudi, ia berpesan agar memilih pergaulan yang positif, mengembangkan potensi diri, serta berani menolak ajakan yang dapat merugikan masa depan.

Sementara itu, para kepala keluarga diingatkan untuk memprioritaskan kebutuhan rumah tangga dan tidak mengorbankan kesejahteraan istri maupun anak demi kesenangan sesaat.

Ia juga meminta seluruh warga untuk terus menjaga solidaritas, saling membantu, dan tidak bersikap acuh terhadap persoalan sosial yang terjadi di lingkungan sekitar.

Batin Sukarto berharap imbauan tersebut dapat menjadi pengingat bersama bahwa menjaga keluarga dan generasi penerus merupakan bagian penting dari tanggung jawab sosial serta pelestarian nilai-nilai adat.

“Jauhi tiga perusak, selamatkan keluarga tercinta kita,” pesannya.

Ia menegaskan, masa depan masyarakat Suku Akit Hatas harus dibangun melalui kehidupan yang sehat, kerja keras, kepedulian, serta penghormatan terhadap nilai-nilai adat.

Dengan dimulai dari diri sendiri dan lingkungan keluarga, ia berharap masyarakat dapat terus menjaga kedamaian kampung sekaligus mempersiapkan generasi penerus yang lebih baik, bertanggung jawab, dan bermartabat. (*) 


Tag berita