SWARADETIK.COM, DUMAI – Apical, bagian dari Royal Golden Eagle (RGE), berkolaborasi dengan Tanoto Foundation menggelar pelatihan numerasi bagi 48 guru dari 24 sekolah dasar (SD) di Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi guru dalam mengajarkan numerasi kepada siswa kelas awal.
Pelatihan yang berlangsung pada Kamis (1/10/2026) tersebut merupakan bagian dari komitmen Apical dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekitar wilayah operasional perusahaan, khususnya melalui program yang menyasar penguatan kemampuan dasar peserta didik.
Kegiatan ini juga diselenggarakan dalam rangka memperingati RGE Founders Day 2026 yang mengusung semangat Better Together. Melalui kolaborasi bersama Tanoto Foundation, Apical berupaya memperluas manfaat program pendidikan dengan membekali para guru yang berperan penting dalam membangun fondasi belajar siswa sejak dini.
Dalam keterangan tertulis yang diterima pada Rabu (21/10/2026), disebutkan bahwa pelatihan ini dirancang untuk membantu guru menerapkan metode pembelajaran numerasi yang sesuai dengan karakteristik, kebutuhan, dan tingkat kemampuan siswa kelas awal.
Head of General Affairs Apical Dumai, M. Jaya Budi Arsa, mengatakan bahwa kemampuan numerasi merupakan salah satu fondasi penting dalam proses pembelajaran anak, baik untuk memahami berbagai mata pelajaran maupun menyelesaikan persoalan dalam kehidupan sehari-hari.
“Numerasi pada kelas awal menjadi fondasi bagi siswa untuk memahami berbagai mata pelajaran dan menyelesaikan persoalan dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, peningkatan kemampuan guru dalam mengajarkan numerasi dapat memberikan dampak yang luas dan berkelanjutan. Dengan membekali para guru melalui pelatihan ini, kami berharap semakin banyak siswa di Dumai memperoleh fondasi belajar yang kuat sejak dini,” ujar Jaya Budi Arsa.
Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut, Apical dan Tanoto Foundation menghadirkan Prof. Dr. Zubaidah Amir MZ, S.Pd., M.Pd., Wakil Dekan II Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Suska Riau), sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya, Zubaidah menekankan pentingnya penerapan pendekatan pembelajaran numerasi yang disesuaikan dengan karakteristik dan kemampuan siswa. Menurutnya, metode pengajaran yang menarik, kontekstual, dan mudah dipahami dapat membantu anak mengenal serta memahami konsep numerasi secara bertahap sejak jenjang pendidikan dasar.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong guru menciptakan proses pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan, sehingga siswa tidak hanya mengenal angka dan operasi hitung, tetapi juga mampu memahami serta menerapkan konsep numerasi dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Dumai, Okto Permadi, S.Sos., M.IP., menilai pelatihan tersebut sebagai langkah positif untuk memperkuat kompetensi tenaga pendidik sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar di Kota Dumai.
“Peningkatan kualitas pendidikan perlu dimulai dari penguatan kompetensi guru. Pelatihan ini menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung pembelajaran yang lebih efektif. Apical juga telah berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Kota Dumai, khususnya di tingkat sekolah dasar,” ujar Okto.
Pelatihan ini diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan melalui penerapan materi dan metode pembelajaran yang diperoleh para guru di sekolah masing-masing. Dengan melibatkan 48 guru dari 24 sekolah dasar, program tersebut diharapkan mampu menciptakan efek berganda yang menjangkau lebih banyak siswa di Kecamatan Sungai Sembilan.
Melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan, Apical berupaya mengambil bagian dalam memperkuat kualitas pembelajaran dasar, sehingga semakin banyak siswa memperoleh fondasi numerasi yang memadai untuk mendukung proses belajar dan perkembangan mereka pada jenjang pendidikan berikutnya. (adv)






